Pura Tirta Empul di Tampak Siring

Menurut masyarakat Hindu Bali, Tirta Empul juga merupakan salah satu tirta utama yang digunakan pada setiap upacara-upacara kegamaan Hindu di Bali. Tirta atau air yang disucikan dapat memberikan kesembuhan, dan membersihkan segala kotoran baik kotoran lahiriah maupun batiniah, atau oleh masyarakat Bali disebut pengleburan secara sekala dan niskala.

Pura Tirta Empul terletak di pinggir jalan Tampaksiring-Bangli, akses transportasi sangat mudah dijangkau. Di sebelah barat Pura Tirta Empul ini, Presiden RI Sukarno mendirikan sebuah Istana kepresidenan yang dinamakan Istana Presiden Tampaksiring.

Pura Tirta Empul merupakan salah satu situs peningggalan sejarah yang sampai saat ini masih sering dikunjungi oleh wisatawan. Pura tersebut merupakan salah satu objek wisata unggulan Kabupaten Gianyar, Bali. Terletak kurang lebih 40 km sebelah utara Kota Denpasar, memerlukan sekitar 1 Jam perjalanan dari Bandara Internasiona Ngurah Rai Bali. Terletak di Kecamatan Tampaksiring Gianyar yang memiliki keindahan alam dan kesejukannya.

Menurut legenda dari masyarakat Bali dikatakan pada zaman pemerintahan Mayadenawa yang memerintah Bali, Mayadenawa memerintah dengan tindakan yang sewenang-wenang. Hal ini mengakibatkan para dewa menjadi murka dan sepakat untuk menghancurkan Mayadenawa. Bhatara Indra diutus untuk melawan kekuatan Mayadenawa. Pada saat pertempuran banyak pasukan Mayadenawa yang mati terbunuh akhirnya Mayadenawa melarikan diri. Dalam perjalanan melarikan diri dari kejaran Bhatara Indra, Mayadenawa berjalan dengan cara memiringkan kakinya agar tanah yang dipijak tidak bergetar dan diketahui oleh Bhatara Indra. Dari cerita ini di tempat Mayadenawa memiringkan kakinya berdiri sebuah desa yang bernama Tampaksiring. Oleh karena Mayadenawa payah dan kewalahan mengahapi pasukan Bhatara Indra akhirnya Dia membuat air racun. Air itulah yang diminum oleh laskar Bhatara Indra yang membuat laskar Bhatara Indra menjadi lemas semua. Maka akhirnya Bhatara Indra mengambil bendera berwarna kuning dan menancapkannya ke tanah, sehingga tersemburlah keluar air bening yang mengepul sehingga tempat tersebut bernama Tirta Empul.

Bagi anda yang dari luar Bali dan berlibur ke Bali, rasanya mungkin belum lengkap jika belum jalan-jalan ke Gianyar yang terkenal sebagai pusat seni di Bali, dan juga jangan lupa mampir ke Pura Tirta Empul dan merasakan suasana sejuk dan tenang. Jika berkenan, silahkan mencoba untuk melukat dan merasakan dinginnya air dari pancoran di Tirta Empul.

JANGAN RAGU kontak kami via WA/SMS +62 81-2397-7705 atau via formulir online.
Scroll to Top